Tuesday, August 5, 2014

Uji coba Kehidupan



Assalamualaikum. Wr. wb.

Sobat tahukah kau, begitu akan banyak uji coba yg akan mewarnai hari-harimu. Jika kau sanggup melewatinya maka, pastilah selanjutnya akan ada ujian-ujian yg lainnya. Dan percayalah wahai sobat, bahwa Allah tiada akan pernah memberikan ujian melebihi batas kemampuan seorang hamba-hambaNYA. Allah azza wa jalla Maha bijaksana dan adil. Tiadalah sedikitpun dari kita yg terzalimi olehNYA, kecuali kita sendiri yg mengzalimi diri ini dengan segala kelalaian kita sendiri. Dan tiadalah suatu kesuksesan tanpa adanya suatu jerih payah dan cucur peluh. Dan berusaha mencari anugerahNYA dengan suatu kerja keras dan tiada lain hanya mengharap ridho Allah SWT maka niscaya insya Allah berkah dunia akhirat.



Sobat sudah sejauh mana kalian memaknai hidup dan mengisi waktu dengan berguna dan sebaik-baiknya yang semata-mata tiada lain hanyalah untuk mengharap ridhoNYA. Sobat dengan apakah ananda mengisi waktu luang? Dengan hanya bersenda guraukah? Dengan bekerja keraskah? Dengan introspeksi dirikah? Dan dengan lain sebagainyakah?. Wahai sobat, ini adalah dunia ananda, segalanya ananda yang menentukan ke arah mana ananda akan melangkahkan kaki selanjutnya, ini dan itu. Ini adalah hidup ananda dan semua pilihan ada di tangan ananda masing-masing. Dan selagi ananda masih muda dan sanggup memperoleh banyak ilmu dan nasihat maka pergunakanlah kesempatan itu dengan sebaik-baiknya. Janganlah terlalu tergesa-gesa dalam mengerjakan suatu apapun. Bersabar dan uletlah kunci utama meraih sukses dunia akhirat. Ada kalanya suatu kesempatan itu hanya datangnya sekali, maka selagi ada peluang dan kesempatan yang baik janganlah ananda terlalu berlama-lama menggantungkan pilihan, pilihlah mana yang menurut ananda baik dan pertimbangkanlah masak-masak. Dan ketahuilah wahai sobat, bahwasanya segala sesuatu yang terjadi bukannya tidak ada apa-apa melainkan karena ada apa-apanya. Sebab disetiap peristiwa terdapat butir demi butir mutiara hikmah nan terpendam, dan hanya kepekaan nurani yang jernihlah yang mampu untuk melihatnya. Buka hati dan pikiran kita, bukalah untuk menerima masukan-masukan dari luar sebagai penambah pengetahuan wawasan dan pilah-pilihlah terhadap segala bentuk informasi di sekitar kita sebab terkadang sesuatu yang hitam bersembunyi di balik putih. Dan janganlah terlalu fanatik terhadap sesuatu, karena sesungguhnya yang demikian itu dapat membawa keburukan yang nyata tanpa kita sadari.



PROSES PENCIPTAAN MANUSIA DAN KESUDAHAN AKHIRNYA




Di dalam sebuah hadits yg diterangkan di dalam kitab Al Bukhori /halaman 143, dan muslim II /halaman 451, dijelaskan tentang proses kejadian manusia fase demi fase , kemudian di bumi mana matinya nanti, dari bumi itulah dia dijadikannya. Proses kejadian manusia ini dijelaskan oleh Nabi Saw. agar seluruh umatnya mengerti dari mana asalnya, dan akan kemana kesudahan hidupnya, serta untuk apa dia itu dijadikanNYA.

Dengan menganalisa proses kejadian manusia dengan akal pikiran yg sehat, maka pastilah akan timbul sifat-sifat positif dari padanya. Dia pun akan  tunduk patuh menjalankan perintah yg telah disyari’atkan didalam agama islam. Dia tidak akan lari mencari sesembahan selain Allah, dan tidak akan memeluk agama, selain islam.

“DIA-lah (ALLAH) yg menjadikan kalian dari tanah , lalu dari setetes air mani, lalu dari segumpal darah, lalu DIA mengeluarkan kalian berupa anak kecil, kemudian kalian dibiarkan hidup , agar kalian mencapai remaja , kemudian kalian dibiarkan pula hidup , agar kalian menjadi tua, sebagian dari kalian ada yg mati sebelumnya. (KAMI lakukan yg sedemikian itu) agar kalian sampai kepada ajal yg telah ditentukan , dan supaya kalian mau memahaminya.” [S.AL MUKMIN : 67].

“DIA-lah yg menghidupkan dan yg mematikan. Lalu apabila DIA menetapkan suatu urusan , maka sesungguhnya DIA hanyalah berfirman : KUN (JADILAH) , lalu jadilah ia.” [S. AL MUKMIN : 68].

Bertolak dari penjelasan ayat tersebut, marilah kita coba mengamati proses mulia tersebut semenjak dia masih dalam rahim ibu. Ketika itu si bayi dihadapkan ke punggung ibunya, agar dia tidak berbau makanan yg ditelan ibunya.

Kemudian pada sebelah kanannya dilekatkan sebuah benda yg dinamakan hati dan pada sebelah kirinya dilekatkan sebuah benda yg lain namanya limpa. Didalam rahim tsb ditutup pula mukanya, agar dia tdk terkejut ketika lahirnya. Dia diajarkan ibunya duduk dan berdiri, agar dia pandai apabila sudah berada di dunia.

Ketika kandungan sudah cukup umurnya, diperintahkanlah malaikat utk mengeluarkannya, dg tanpa gigi utk mengunyah makanan, dan tanpa kekuatan pada tangan utk memegang, dan tanpa kemampuan tapak kaki utk berjalan.

Sekalipun begitu diberikan utknya dua saluran urat pada dada ibunya, yg mengeluarkan air susu, dg terasa panas ketika musim penghujan dan terasa sejuk ketika musim kemarau. Lalu dilimpahkan utknya rasa kasih sayang ibu bapaknya terhadapnya.

Sesudah gerahamnya keras, disediakan pisang yg sifatnya lunak sebagai makanan pokoknya. Dan sesudah bertambah usianya dan terasa tahan usus besarnya, disediakan nasi dan bubur, sebagai pengenyang perutnya.blebih bertambah usianya, disempurnakan giginya, lalu disediakan daging sebagai tambahan kelezatan makanannya, lalu diberikan kemampuan berbicara, memandang, berjalan, berlari, berusaha, bersenang-senang dsb.

Tetapi kenapa setelah proses kejadiannya mencapai puncak kesempurnaan, dia lari dari Yang Memproses? . dan mengapa dia sampai lupa, sehingga tdk melakukan penyembahan kepadaNYA, toh setiap dia meminta pasti diberi, dan  setiap orang yg mau bertaubat pasti diterima?.

Dan jika kalian mendustakan, maka umat-umat sebelum kalianpun telah mendustakan pula. Tidak lain tugas Rosul itu, hanyalah menyampaikan agama Allah dg seterang-terangnya. [S. Al Ankabut : 18].

Dan tidakkah mereka itu memperhatikan, bagaimana Allah menciptakan manusia dari permulaannya, kemudian DIA mengulanginya lagi. Sesungguhnya yg sedemikian itu adalah mudah bagi Allah. [S. Al Ankabut : 19].

Katakanlah : “ berjalanlah kalian di permukaan bumi, lalu perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan manusia dari permulaan, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu.” [S. Al Ankabut : 20].

Kemudian kelanjutan hadits seterusnya dinyatakan, sesungguhnya ada diantara manusia yg beramal ahli surga, tetapi pada saat-saat menjelang tutup usia, dia malah  beramal ahli neraka, sehingga menyebabkan dia masuk didalamnya. Dan begitu pula sebaliknya.

Ini berkesimpulan bahwa manusia itu sekali-kali tidak diperbolehkan membanggakan amal kebaikannya, dan tidak pula selayaknya mencerca dan membenci amal kejahatan orang lain. Karena serangkaian ketetapan apa yg akan menimpa diri manusia, tiada seorang juapun yg akan mengetahuinya.

Hanya saja pada kebiasaannya orang yg diberi pertolongan oleh Allah, pasti dia dipermudah dengan melakukan amal sholih dan disudahi dgnya pula , dan sedemikian pula sebaliknya. Untungnya dari sifat belas kasihan Allah Swt. jarang terjadi manusia terbalik haluannya dari melakukan amal sholih, lalu akhirnya merubah stir dg beramal tholih (jahat).

MIZAN ASRORI Z.M. jalan menuju sorga-terjemah hadits Al-Arba’iinan Nawawiyyah. Surabaya : CV Karya Utama

proses dan tahapan kisah cinta


Kesetiaan dan kesabaran menapaki proses dan tahapan dalam kisah cinta

Pernahkah kalian merasakan cinta? Seperti apakah cinta itu, hingga sebagian besar orang hilang separuh akal pikirannya, bahkan buta karenanya. Sedemikian membahagiakankah cinta itu, hingga mereka seakan ke awan-awan dan mabuk oleh kedahsyatan cinta. Sedemikian menyedihkankah cinta itu, hingga mereka ada yang terluka dan beberapa hampir gila dan mati karena virus cinta.

Cinta adalah urusan hati. Manusia tidak punya kuasa di hadapannya. Hati berada di genggaman tangan Tuhan yang senantiasa di bolak-balikan sesuai kehendakNya. Dan ketika api asmara mulai membara, tak ada yang bisa memadamkannya kecuali satu tindakan yaitu “pernikahan”. Rasulullah Saw pernah bersabda : “dua orang yang saling mencintai hendaknya  segera menikah.”

            Tiada dosa bagi cinta yang dikendalikan oleh kasih sayang dan  takwa. Dan muara satu-satunya bagi cinta berhias takwa adalah pernikahan. Bila pernikahan masih mustahil dilakukan , maka sabar atas derita menahan diri adalah satu-satunya solusi bagi keduanya.

            Kita membedakan antara cinta sebagai tindakan dan perilaku, dan cinta sebagai perasaan. Cinta halal adalah cinta yang masih terbatasi pada dinding perasaan. Sedangkan apabila telah melompati pagar dan memasuki wilayah tindakan, antara lain misal berpegangan, berpelukan, atau berciuman, maka hukumnya adalah haram. Karena dari tindakan itu akan lahir banyak sisi negatif, sebab akan sangat sulit bagi pengagung cinta untuk mengendalikannya. Cinta adalah ibarat kuda liar. Hanya takwa dan tulus kasih sayang  yang bisa mengekangnya.

            Sebenarnya bagaimanakah cinta yang kita kehendaki? Kita menginginkan cinta yang mampu mereformasi hati dan jiwa. Kita mendambakan cinta yang mampu memotivasi pelakunya untuk menorehkan catatan sejarah dengan tinta emas dan kenangan terindah.

            Seorang laki-laki berkata, : “yang diinginkan laki-laki dari seorang perempuan adalah agar perempuan itu selalu memahaminya.” Perempuan itu lantas berteriak, “ kebutuhan perempuan dari seorang laki-laki adalah untuk dicintai.” ~(Socrates)~

===============================================  
Laki-laki selalu merasa sempurna bila mampu menundukkan perempuan dan membuatnya menyerahkan diri seutuhnya. Tetapi perempuan selalu merasa tidak sempurna sebelum memberikan yang terbaik kepada laki-laki. ~(Anuriyah)~
==============================================
            Dan pada realitanya kebanyakan masyarakat selalu berparadigma seperti apa yang di sampaikan oleh ~(Anuriyah)~. Sehingga kebanyakan orang terjebak dalam cinta yang menyesatkan. Dan pada akhirnya yang paling menderita disini adalah kaum-kaum perempuanku. Nauzubilahiminzalik. Semoga Allah mengampuni segala tindakan mereka yang melampaui batas-batas kewajaran. Demi Allah mereka harus bertaubat, untuk mendapat pengampunan dari-Nya. Sebab Allah maha pengasih lagi maha penyayang.

            Perempuan yang menyerahkan seluruh kehidupannya untuk sesama perempuan yang lainnya adalah para perempuan yang belum menemukan laki-laki yang telah diberikan kehidupan ini untuknya. ~(Taufik al-hakim)~

            Beberapa ada yang berpendapat bahwa pernikahan adalah kematian bagi kebebasan, kretivitas, dan persahabatan. Pernikahan adalah kesedihan dan duka cita. Dimana seseorang yang tlah menyandang status menikah umumnya ruang lingkupnya menjadi terbatasi dalam melakukan segala privasi dan kebebasan lainnya. Sebab orang yang sudah menikah memiliki tanggungjawab tersendiri dan semua waktunya hendaknya fokus untuk kelestarian rumah tangga agar harmonis dalam hiasan sakinah, mawadah dan warohmah terutama bagi pihak perempuan. Dan oleh sebab itu para perempuan yang belum dipinang atau bahkan para pria yang belum meminang alias masih singgle hendaknya memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk berkumpul bercanda tawa bersama teman-teman, mengeksplor segala potensi diri dengan lebih baik untuk masa depan kelak, juga menggali segala pengalaman disana-sini untuk bekal kelak berumah tangga, ini dan itu. Manfaatkan masa muda dengan sebaik-baiknya, karena waktu tidak akan berulang, dan waktu akan senantiasa terus berjalan.

            Wahai penyair, berapa banyak bunga yang tidak tahu untuk apa dan untuk siapa ia dipersembahkan? ~(Ibrahim naji)~

            Hanya mereka yang berani mengambil resiko yang bisa mengukur sejauh mana mereka mampu mencapai hasil. ~(TS. Elliot)~


====================================================
            Cukup bagi perempuan seorang laki-laki yang mengerti. Tetapi beratus perempuan tidaklah cukup bagi seorang laki-laki hingga dia benar-benar memahami salah satu dari mereka. ~(George bernard s.)~
=====================================================
            Bukankah itu realita?... iya kaan.... sebagian besar demikian kaaan? . saya sendiri tidak habis pikir, bagaimana cara pikir laki-laki yang sebenarnya. Apa yang kiranya mereka cari dari sosok para perempuan yang mereka dekati. Mengapa tak cukup satu saja. Ohh, mungkin karena laki-laki lebih banyak mempunyai perhitungan tentang ini dan itu. Dan memang benar segala bentuk pertimbangan itu perlu dilakukan. Akan tetapi hendaknya jangan melampaui batas apalagi sampai kelewatan dan menjadi seorang play boy , hal semacam itu tidaklah dibenarkan oleh sebab apapun. Karena hal itu hanyalah akan menyesakkan dada dan meledakkan bom waktu suatu saat nanti.  Dan untuk kaum-kaumku yang perempuan, hendaknya kalian jangan cepat terpengaruh oleh segala macam tipu muslihat para pria di zaman sekarang ini. Tidakkah kalian mengetahui bahwasanya dalam segala urusan ini kita yang biasanya paling banyak merugi , maka ada baiknya kita harus lebih selektif dalam urusan asmara agar tidak menimbulkan sesal dan luka yang teramat dalam nantinya. Jaga hati, pikiran, tindakan juga jaga diri.

            Berikut ini adalah tips bagi kaum perempuan agar terhindar dari luka parah akibat virus-virus cinta. Dengan adanya Kesetiaan dan kesabaran menapaki proses dan tahapan dalam kisah cinta, ini akan cukup memberikan dampak yang positif bagi kita, dalam mengharapkan cinta sejati yang akan menjadi sumber bahagia. Yaitu antara lain dengan membuat langkah dan strategi yang harus dilakukan oleh para perempuan lengkap dengan undang-undang yang harus ditaatinya. Ini untuk mengantisipasi untuk memasang pengingat bagi hatinya sewaktu-waktu mulai berubah arah suatu hari nanti. Tulislah dalam sebuah kertas untuk menjadi panduan dan rambu-rambu teknis di lapangan. Yaitu dengan membuat daftar TIDAK AKAN [bagi para perempuan] :
*   Tidak akan memulai cinta sebelum merasakan dan memastikan bahwa laki-laki pilihannya itu juga mencintainya.
*   Tidak akan menaruh harapan dan menggantungkan cinta sepenuhnya kepada laki-laki sebelum dia mengajukan lamaran secara resmi.
*   Tidak akan bermanis kata kepada laki-laki dan tidak akan menceritakan dirinya seutuhnya. Itu semua bisa dilakukan dengan mempertahankan diri sekuat tenaga untuk tidak terbawa oleh perasaan kewanitaan yang sering memberi dorongan untuk menyerahkan diri kepada laki-laki.
*   Tidak akan menjadi pihak pertama yang memulai hubungan dan komunikasi.
*   Tidak akan menanggapi pancingan percakapan yang tidak perlu dari laki-laki.
*   Tidak akan mendikte kaum laki-laki sebagaimana kaum perempuan sering melakukannya.
*   Tidak akan menyuruh kaum laki-laki yang mencintainya untuk berubah demi menyesuaikan diri dengan seleranya. Hendaknya kelebihan dan kekurangan masing-masing harus menjadi alami  dan mempererat hubungan untuk saling melengkapi antar keduanya.
*   Tidak akan membiarkan hak-hak wanita diremehkan. Tidak akan membiarkan kaum laki-laki membiasakan diri dengan kesalahan yang merendahkan martabat wanita.
*   Tidak akan menyatakan cinta sebelum laki-laki terlebih dahulu menyatakannya.
*   Tidak akan mengubah diri demi memuaskan kehendak dan kemauannya.
*   Tidak akan menganggap remeh segala yang berpotensi bahaya.
*   Tidak akan membiarkan diri berlarut-larut dalam ketidak pastian. Maksimal 3 bulan waktu toleransi bagi laki-laki untuk menyatakan cintanya. Bila dalam waktu lebih dari itu tidak ada kepastian status. Maka pihak perempuan harus mengambil langkah tegas untuk memutuskan hubungan terlebih dahulu. Sehingga tidak ada kesempatan bagi laki-laki untuk menggantung status hubungan.


Bagaimana sobat ? semoga ini cukup untuk memberi pandangan bagi anda para sahabat-sahabat perempuanku... sebab aku tak ingin kaum-kaumku tertindas oleh penjelajahan cinta si para play boy cap kucai . . disini aku tahu, siapa yang paling merugi... dan karena ku tahu juga bahwa kaum-kaumku sangatlah sensitif perasaannya, mudah terbuai juga terlena, dan mudah pula terluka. Dan sebenarnya kesetiaan dan kesabaran menapaki proses dan tahapan dalam kisah cinta ini adalah sangat perlu, ini juga mengantisipasi adanya kemungkinan-kemungkinan buruk nantinya. Dengan adanya keteguhan akan memberikan hasil yang positif. Dan bilapun berhasil meraih cintanya  maka itu akan menjadi kebanggaan tersendiri. Kesalahan yang perlu untuk benar-benar di hindari dalam kisah asmara yaitu hendaknya jangan terlalu banyak memberi kepada laki-laki , sehingga mereka akhirnya merasa tidak perlu memberi.

Semoga ini cukup membawa manfaat bagi kalian sahabat-sahabatku yang baik hatinya, salam ....
           

Beberapa dikutip dari novel terjemahan :
Alsanea, Rajaa. 2005. The girls of Riyadh. Jakarta : PT Cahaya Insan Suci  

Friday, June 20, 2014

memilih teman sejati


Assalamu’alaikum.wr.wb.
Salam sejahtera sahabat-sahabatku yang seiman. Alhamdullilah puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang senantiasa menganugerahiku beribu-ribu nikmat yang tak terhitung dan senantiasa membimbingku untuk terus berbagi cerita, ilmu serta pengalaman lewat huruf demi huruf dalam setiap lembar demi lembar tulisanku. Semoga ini senantiasa dapat memberi manfaat untuk sahabat-sahabatku sekalian. Dan Semoga kebahagiaan demi kebahagiaan senantiasa melimpah ruah dalam keseharian kita bersama orang-orang di sekeliling kita yang kita sayangi. Aamiin. :)
~~MEMILIH TEMAN SEJATI~~

Hai, sahabatku yang seiman tahukah kau?. Siapa kiranya teman sejati kita alias sahabat sejati kita?. Apakah mereka-mereka yang tajir, gaul, ngetrend, dan yang bisa diajak bersenang-senang, asik diajak nongkrong, dan...... dan.......... dan lain sebagainya??? Wah... wah.... itu adalah paradigma yang salah kalau kalian masih beranggapan sedemikian rupa. Hemm , dan sungguh realita bahwasanya untuk menemukan sahabat sejati adalah bukan suatu perkara yang mudah apalagi yang juga bisa diajak untuk berbuat kebaikan.

Berikut ini adalah gambaran tentang teman sejati:
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Sahabat sejati adalah orang-orang yang tidak memiliki perbedaan antara lahir dan batin, perhiasanmu adalah perhiasannya, begitu juga sebaliknya, dan aibmu adalah aibnya. Teman sejati tidak akan berubah karena kesempatan, kekayaan dan kekuasaan yang dimiliki. Ketika mempunyai pekerjaan baik, ia tidak akan menyembunyikan dari sahabatnya. Jika ada yang bisa diberikan, baik berupa kesempatan, bantuan dan nasihat, maka ia akan berikan kepadamu. Dan yang terakhir adalah ia tidak akan membiarkanmu terkena musibah.
(Ayatullah Ali Khomeini; presiden dan revolusioner Iran)
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Dari pernyataan diatas sudah cukup jelas tentang penggambaran sosok sahabat sejati kita. Dengan begitu itu dapat memberikan petunjuk bagi kita dalam mencari sahabat sejati. Jadi kita tidak lagi sembarangan berteman, khususnya untuk bersahabat.

        Islam juga mengingatkan kepada kita bahwasanya kita harus berhati-hati dalam memilih teman. Sayyidina Ali Ra. Pernah berkata ; “kalau kalian ingin melihat kepribadian seseorang, maka lihatlah keadaan teman-temannya.”
       
        Sabda Rasulullah Saw. : “seseorang itu dipengaruhi oleh agama teman-temannya. Oleh sebab itu berhati-hatilah dengan siapa kita bergaul.”

Perkataan Ali Ra. Dan pesan dari Baginda Rasulullah Saw. Sudah cukup menjadi pegangan bagi kita untuk memahami kepribadian seseorang, yang sekaligus menunjukkan pengaruh yang luar biasa dari keberadaan teman terhadap kehidupan kita. Jika kita ingin menjadi baik, bertemanlah dengan orang-orang yang baik. Bertemanlah karena ada keinginan kita untuk menjadi orang yang baik.

Secara prinsip dan fitrah, manusia merupakan makhluk sosial. Islam tidak melarang kita berteman dengan siapapun, namun islam memberi pengarahan dalam urusan pertemanan bukan karena apa-apa tapi itu semua karena Allah. Begitu juga saat kita sudah tidak mau berteman dengan seseorang, itu bukan karena ada embel-embel duniawi atau alasan apapun, namun semuanya yaa karena Allah. Itulah teman yang sejati.

Sekian yang dapat saya share. Semoga bermanfaat. :)
Wassalamu’alaikum.wr.wb.

Dikutip dari :
Imam, Kam. 2011. Renungan-renungan Islam Harian untuk Remaja. Diva press : Jogjakarta.

“Amankan jiwa dan kebaikan Anda dari kesia-siaan dengan izin Allah SWT”


“Amankan jiwa dan kebaikan Anda dari kesia-siaan dengan izin Allah SWT”

Hello assalamua’alaikum . .
pada kesempatan kali ini saya mau berbagi kepada kalian para sahabatku, yaitu tentang 5 wasiat menuju taman-taman kebaikan yang menjadi sumber penyubur iman dan takwa kita. Sekilas tentang taman-taman kebaikan, dimana disana merupakan sebuah naungan yang terbentang luas, terdapat air yang segar, angin nan sepoi-sepoi juga sejuk, serta tersedianya berbagai macam buah-buahan yang sangat mudah sekali untuk kita petik. Itulah sekilas tentang taman-taman kebaikan yang ialah “surga” seperti apa yang tlah dijanjikan Allah dalam firman-firmanNya.

          Allah menciptakannya sungguh untuk semua orang yang memiliki kecintaan kepadaNya di dalam hatinya dan Juga untuk setiap orang yang menginginkan kebahagiaan serta keselamatan dunia juga akhirat. Wahai saudaraku yang seiman !!! tidakkah anda tertarik untuk bernaung di bawah salah satu pohon dari pepohonannya yang sangat banyak jumlahnya tersebut? Karena itu ayo marilah kita mengadakan perjalanan menuju taman-taman kebaikan tersebut.

          Berikut adalah 5 wasiat menuju taman-taman kebaikan :

1. Niatkan setiap amalan-amalan yang kita lakukan tak lain hanyalah untuk mengharapkan ridho Allah SWT.

    2. Janganlah berlambat-lambat dalam memenuhi panggilan kebaikan. Akan tetapi, bergegaslah melaksanakannya dengan jiwa yang baik, tulus dan ikhlas karena Allah SWT. 

    3.  Jika Allah telah memberi kita petunjuk untuk melakukan suatu kebaikan, maka lakukanlah dengan baik dan sungguh-sungguh.

     4. Janganlah mengingat/mengungkit kebaikan-kebaikan yang pernah kita lakukan kepada orang lain. Jangan pula mengharapkan suatu balasan dari orang yang pernah kita beri pertolongan.                      

     5. Hendaknya kita membalas kebaikan-kebaikan yang pernah orang lain berikan kepada kita, mekipun hanya sekedar dengan mengucapkan rasa terimakasih.

Bagaimana sahabat? Mudahkan untuk menuju taman-taman kebaikan. Kuncinya satu yaitu kita harus senantiasa memiliki jiwa-jiwa yang tulus melakukan amalan-amalan kebaikan. Dan kalau kita sudah memegang kuncinya, maka pintu taman-taman kebaikan akan mudah untuk kita buka. Dengan memiliki jiwa nan tulus dalam melakukan kebaikan-kebaikan maka kita akan jauh dari kesia-siaan.

Sekian dari saya, selamat menempuh perjalanan menuju taman-taman kebaikan. Semangattt :)


Dikutip dari :                                        
Al-Hulaibi, Faishal.2008.Menjaga Stamina Iman. PT-Aqwam : Solo.

Wednesday, June 11, 2014

menjaga stamina iman


Assalamualaikum wr. wb
Subhanallah, Maha Besar Allah atas segala keagungan-Nya. hamba adalah yang senantiasa takjub akan keagungan dan kebesaran-Nya yang tiada banding. Yang senantiasa rapuh, rapuh tanpa belas kasih dari-Nya. Allah, beliau adalah zat yang membolak-balikan hati tiap-tiap umat manusia. Maka mohon supaya ditetapkanlah hamba ini dalam ketaatan akan perintahnya. Allah Tuhanku, Ialah penguasa alam semesta beserta isi-isinya. Hamba hanyalah makhluk kecil yang bukan siapa-siapa, yang senantiasa memohon ridho atas apapun yang hamba lalui dalam perjalanan panjang kehidupan fana. Memohon segala petunjuk serta bimbingan agar senantiasa lurus dalam melangkah menapaki kehidupan. Juga Senantiasa berupaya mencari mutiara-mutiara kehidupan dalam tiap-tiap kejadian dalam perjalanan hidup hamba. Hamba adalah makhluk kecil yang tiada daya upaya dalam berbuat apapun tanpa izin-Nya.

Belajar memaknai kehidupan dan dewasa mengambil keputusan adalah suatu keseharusan tiap-tiap umat agar memiliki komitmen dalam hidupnya dan juga tanggungjawab. Bismilah dengan menyebut nama Allah, mari kita berniat untuk berkomitmen dan bertanggungjawab karenanya. Manusia adalah makhluk sosial dan oleh karenanya kita diciptakan untuk saling berbelas kasih juga sayang serta berbagi dengan saudara-saudara kita kaum muslimin terutama.

Niatkan dalam hati kita untuk berbuat baik kepada siapapun tiada terkecuali. Milikilah niatan yang suci, tulus tiada pamrih apalagi riya’. Bismilah, mari kita tanam bibit-bibit kebaikan dalam diri kita dengan membiasakan berbuat amal sholeh. Milikilah taman-taman kebaikan yang didalamnya kau tanam bibit -bibit unggul berupa amalan-amalan sholehmu dan dipupuk dengan kasih sayang yang tulus sehingga subur tanaman itu hingga buahnya pun dapat lebat tumbuhnya, yaitu buah “iman” namanya.

Berikut ini adalah prosedur untuk melebatkan buah “iman” dalam diri kita, juga dengan demikian pula kita terhindar dari “futur” yaitu yang membuat iman kita goyah dan rapuh. Antara lain adalah sebagai berikut :
1.     Menutupi aib kaum muslimin
2.    Membantu menyelesaikam keperluan kaum muslimin
3.    Infak dan sedekah di  jalan Allah
4.    Kasih sayang
5.    Berbakti kepada kedua orang tua
6.    Mendidik anak
7.    Mendamaikan manusia
8.    Dakwah dan taklim
9.    Memberi bantuan kepada kaum muslimin
10.  Memberi buka orang-orang yang berpuasa
11.  Meringankan beban orang yang kesusahan
12.  Memberi bekal seorang mujahid atau menanggung keluarganya
13.  Menyingkirkan gangguan dari jalan
14.  Ucapan yang baik
15.  Mencegah gangguan dari manusia


--- untuk penjelasan lebih lengkapnya yuk baca yuk buku “MENJAGA STAMINA IMAN” buah karya Dr. Faishal Al-hulaibi—hummm :)

Wednesday, June 4, 2014

Musuh-musuh Terbesar Kehidupan


Assalamu’alaikum wr.wb, salam sejahtera sahabat-sahabatku sekalian, semoga kita senantiasa dilimpahi keberkahan dalam berkehidupan. Amiiin :)

Sob, kira-kira siapa yaa musuh terbesar dalam keseharianmu sob??? . . . adakah??? . . . MUSUH??? Hummm, setiap orang dalam kehidupan ini pasti memiliki musuh??? Dan disadari maupun tidak, musuh terbesar kita dalam kehidupan antara lain salah satunya adalah “si Malas”. Iya bukan??? , , hehe. Si malas yang akhirnya bikin kita jadi malas melakukan hal yang seharusnya kita dapat lakukan. Si malas juga yang membuat potensi-potensi dalam diri kita tak berkembang optimal. Dan oleh karena si malas itu pula kita tidak mampu untuk menjadi siapa-siapa.

So, Ayo mulai sekarang . kenalilah musuh-musuhmu. Karena dengan mengenalnya, kamu jadi lebih tahu mana yang harus kamu lawan untuk dikalahkan dan mana yang harus kamu akrabi untuk dijadikan teman. Musuh-musuh nyata alam kehidupan adalah sangat banyak sekali. Mereka adalah yang senantiasa menghambat laju kemajuanmu dan membuatmu seakan-akan tak mampu bertumbuh kembang secara leluasa.

Musuh terbesar kehidupan , salah satunya adalah “si malas”.  Menurut beberapa sumber, malas adalah akibat dari antara lain :
~ kurang PD
~ melakukan sesuatu yg berulang-ulang sehingga terkesan menjenuhkan
~ merasa tidak yakin
~ tidak bertenaga
~ suka menunda
~ negative thinking, dsb . . .

Penting bagi kita untuk bisa mengetahui penyebab dari munculnya rasa malas. Agar kita lebih mudah untuk melawannya. Dan malas itu  akan sulit untuk diselesaikan apabila kita tidak tahu tentang penyebabnya. Jadi untuk memusnahkan rasa malas, kita harus klarifikasi dulu “apa-apa saja penyebabnya”, agar lebih mudah untuk penyelasaiannya.

Okay, sekian yang dapat saya share, terimakasih untuk sahabat yg tlah mampir berkunjung, salam sejahtera :)